Saturday, 24 November 2012

#15

Malam yang hanya diterangi lampu malap yang mungkin sebentar lagi akan padam seperti padamnya hati aku. Melanda jiwa kusut ini hanya satu perkara remeh. Yang tak mampu dirungkai oleh mana mana pakar psikologi. Hanya aku yang mampu merungkainya. Sesuatu yang tak mungkin diadaptasi di realiti yang hanya memakan diri.

Seorang gadis anarki duduk di tepi jalan. Mereka mereka anggap gadis itu adalah sampah masyarakat yang di pandang serong. Kasihan dia. Dia di hina, di maki, tetapi dia tetap diam diri dan hanya melihat, katanya di hati,
"suka hati kaulah nak maki ke nak hina ke , lantak kau lah , i`will in my way, you is yours"
Gadis yang tak senang putus asa.

Dialah gadis anarki yang dicari cari

No comments:

Post a Comment